MOVIE, MUSIC, MY LIFE

Text

Mau Dibawa Kemanaaa~

Mau dibawa ke mana dirimu naaak?

Mau jadi apa kalo kamu melakukan suatu profesi hanya karena sebuah keterpaksaan?

NB: Hanya sebuah curahan hati, bentuk keprihatinan melihat fenomena (bukan gelombang loh) yang terjadi di kehidupan sehari-hari. No offense.

Alkisah ada seorang anak yang gak ketrima PTN tapi sebenarnya ortunya tajir mampus. Duitnya triliunan, punya mobil segudang, bisa tiap bulan liburan ke luar negeri. Akhirnya si anak dimasukin ke kedokteran universitas swasta aja (yang antah berantah & tidak terjamin kualitasnya). Bayar mahal dikit, asal masih bisa jaga gengsi. Padahal dari perilakunya sehari-hari, si anak amat sangat tidak mencerminkan sekali profesi tersebut. Misal, hobi makan junkfood, merokok, jorok / tidak bisa menjaga kebersihan, dll. Padahal seorang dokter harusnya melarang / menghindari semua itu!!! Halooooo, mau jadi dokter macam apaaaa lo!???? Sumpah, gak bisa bayangin nyawa manusia di tangan orang kayak gitu. Gue tiba-tiba jadi parno ama semua dokter di Indonesia. (Ya Allah, semoga Engkau melindungi diriku, keluargaku, dan teman-temanku dari orang-orang seperti ini. Amin!) Pantesan di berita banyak banget dilaporkan terjadinya kasus malpraktek. Jangan-jangan semua itu hasil dari sistem yang ngaco tadi.

Sangat berbeda dengan yang terjadi di luar negeri. Pernah suatu hari nonton Upin & Ipin, yang temanya tentang cita-cita, mau jadi apa kalo udah besar nanti. Ada salah satu teman si Upin & Ipin ini (lupa yang mana), dia bilang ke guru & teman-temannya kalo dia mau jadi petugas kebersihan. Dan gak ada satupun yang ngejek-ejek dia, gak ada yang bilang “Ah, cuma jadi tukang bersih-bersih” ato “Kerjaan macam apa itu, nak? Harusnya kau cari kerjaan yang lebih bergengsi / gajinya lebih gede.” dll. Mereka menghargai apapun cita-cita si anak. Karena petugas kebersihan itu penting & dibutuhkan! Apa jadinya dunia ini kalo tidak ada petugas kebersihan? Sampah bakal berserakan di mana-mana, gak ada yang ngebersihin.

Saya lebih menghargai orang-orang yang seperti itu (penyapu jalan, petugas kebersihan dll). Mereka berdedikasi penuh pada pekerjaan mereka. Mungkin awalnya mereka terpaksa melakukan itu, karena tidak ada pekerjaan lain dll. Tapi pada akhirnya, mereka mengerjakan pekerjaan itu dengan sepenuh hati. Dan manfaatnya pun terasa bagi semua orang.

Saya juga lebih menghargai profesi seseorang karena pengalaman, bukan karena mengikuti latar belakang pendidikannya. Terserah, mau lulusan dari sastra kek terus akhirnya jadi peneliti di bidang sains (seperti ceritanya Rynda) ato sebaliknya dari jurusan teknik malah jadi seniman. Di FT ato bidang apapun, pengalaman itu sangat penting & dibutuhkan. Karena setiap hal yang terjadi di lapangan lambat laun akan melatih insting & instuisi (istilahnya sense of engineering). Sangat berbeda dengan orang yang kerjaannya hanya belajar & belajar, dia hanya akan mampu mengambil semua intisari dari buku tapi insting & intuisinya nol besar.

Harusnya setiap anak dibekali kemampuan delegasi & negosiasi, untuk menceritakan pada dunia cita-cita yang dia miliki & mampu mempertahankan cita-cita tersebut apapun yang terjadi. Dan harusnya juga setiap orang tua mempunyai kemampuan pencari bakat, untuk memahami bakat / potensi apa yang dimiliki oleh anak yang harus dikembangkan & ditingkatkan. Jangan cuma jadi kebo yang ngikut perintah orang tua (bahasanya sopan sekali). Jangan pula jadi orang tua yang diktator yang memaksakan setiap kehendaknya pada anak, mentang-mentang telah melahirkan & merawat anaknya.

Fiuh! Capek ngomel-ngomel :p (masih aja ngomel, padahal tahu kalo cuma ngomel aja tidak akan menyelesaikan masalah). Cuma bisa berdoa dalam hati, “Ya Allah semoga kau memberikan yang terbaik bagi kami semua. Semoga semua orang bisa mewujudkan cita-cita mereka. Dan jika ada yang belum menemukan cita-citanya, semoga Kau melimpahkan petunjuk-Mu agar mereka bisa segera menemukannya. Hanya Kau-lah yang mengetahui apapun yang terbaik bagi hamba-Mu. Amin.”

Posted on Wednesday, November 2 2011.
MOVIE, MUSIC, MY LIFE Puput Nomundi Sihmastuti Teknik Fisika ITB 2007 KPA ITB 2007 If you wanna make the world a better place, take a look at yourself and then make a change Click to view my Personality Profile page
Ask me anything Submit
Previous Next